wb_sunny

Breaking News

Selamat Datang di Kasih.news, Portal Berita Filantropi dan Barometer Komunikasi Kedermawanan | Inisiatif Kebaikan Kasih Lembaga Atau Perusahaan Anda Ingin Dikenal Lebih Luas? Terbitkan di Sini Sekarang! Hubungi Kita di kasihnews@medianetwork.my.id | 081288284898

Rasa Syukur Warga Mengiringi Kehadiran Layanan Kesehatan Gratis di Pasir Gadung

Rasa Syukur Warga Mengiringi Kehadiran Layanan Kesehatan Gratis di Pasir Gadung


KASIH.NEWS --
Kehadiran program Klinik Medis Bergerak di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, membawa suasana berbeda bagi masyarakat setempat. Sejak pagi hari pada Ahad (7/6/2026), warga dari berbagai kampung mulai berdatangan untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis yang diselenggarakan melalui kolaborasi Rabithah Alam Islami, Islamic Medical Service (IMS), dan Indofest Global Pratama.

Program ini hadir di tengah kondisi akses kesehatan yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat. Jarak menuju fasilitas kesehatan yang cukup jauh serta kondisi jalan yang rusak membuat sebagian warga harus mengeluarkan waktu dan biaya tambahan ketika membutuhkan pengobatan.

Untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, panitia membentuk dua posko pelayanan yang beroperasi sepanjang hari. Posko Kampung Teuras melayani warga di kawasan paling terisolasi, sementara Posko Kampung Sanding menjangkau masyarakat dari empat kampung lainnya.

Sebanyak 653 pasien tercatat mendapatkan pelayanan kesehatan. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter, pemberian resep, hingga distribusi obat-obatan sesuai kebutuhan masing-masing pasien.

Kehadiran tenaga medis dan obat-obatan langsung di lingkungan warga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tokoh masyarakat setempat, Kang Busro, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih yang tak terhingga kepada Robitoh Alam Islami, IMS, dan Indofest. Bagi kami yang tinggal di sini, urusan berobat itu perjuangan berat karena jalannya rusak parah. Kalau anak atau orang tua sakit malam hari, kami bingung harus dibawa ke mana karena Puskesmas sangat jauh. Hari ini, kedatangan dokter-dokter dan obat gratis yang lengkap seperti mukjizat bagi kampung kami," tutur Kang Busro.

Ungkapan syukur serupa juga disampaikan oleh warga yang menerima layanan. Salah satunya adalah Ibu Aminah, warga Kampung Bubur Sabrang yang datang sejak pagi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.

"Biasanya kalau badan linu atau pusing, saya tahan-tahan saja karena malas bayar ongkos ojek yang mahal lewat jalan rusak ke Puskesmas. Alhamdulillah, hari ini bisa diperiksa dokter langsung, dikasih obat bagus, dan semuanya gratis. Semoga acara seperti ini sering-sering diadakan di sini," ungkapnya.

Kesaksian warga tersebut menggambarkan kondisi yang selama ini mereka hadapi. Perjalanan menuju puskesmas terdekat membutuhkan waktu sekitar 40 menit dengan jarak delapan kilometer melalui jalan berbatu dan berkelok. Untuk menuju rumah sakit, warga harus menempuh perjalanan lebih dari satu jam.

Kondisi tersebut membuat kehadiran layanan kesehatan langsung di tengah masyarakat menjadi sangat berarti. Selain memberikan akses pemeriksaan medis, program ini juga mengurangi hambatan biaya transportasi dan waktu perjalanan yang selama ini menjadi kendala.

Selama pelaksanaan kegiatan, tim medis memberikan pelayanan secara bergiliran kepada masyarakat yang datang dari berbagai kampung. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hingga menjelang berakhirnya kegiatan pada sore hari.

Melalui program ini, masyarakat memperoleh kesempatan mendapatkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Kehadiran tenaga medis profesional dan dukungan obat-obatan menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

HASMAN DWIPANGGA

Tags

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama